TIPS KESEHATAN

Waspada Preeklamsia pada Kehamilan, RS PKU Aisyiyah Boyolali Edukasi Ciri, Pencegahan, dan Hadirkan Fasilitas Maternity Nyaman

Boyolali, Jawa Tengah – Guna menekan angka risiko komplikasi penyulit kehamilan yang dapat mengancam keselamatan nyawa ibu dan janin, Rumah Sakit PKU Aisyiyah Boyolali menggencarkan edukasi mengenai bahaya preeklamsia beserta ciri dan langkah pencegahannya kepada masyarakat luas pada Jumat (28/8/2026). Upaya edukatif ini diselaraskan dengan komitmen rumah sakit dalam menyediakan penanganan medis yang paripurna melalui “Layanan Melahirkan Nyaman dan Fasilitas Kamar Maternity” bagi para ibu hamil di wilayah Boyolali dan sekitarnya. Preeklamsia merupakan sindrom atau gangguan kehamilan serius yang ditandai dengan lonjakan tekanan darah tinggi (hipertensi) dan adanya kerusakan organ, seperti ginjal atau hati. Kondisi yang kerap dijuluki “pembunuh diam-diam” (silent killer) ini umumnya muncul setelah usia kehamilan mencapai 20 minggu. Jika dibiarkan tanpa deteksi dan penanganan medis yang cepat, preeklamsia dapat memicu kejang (eklamsia), kelahiran prematur, hingga risiko terburuk berupa kematian ibu dan bayi. Mengingat bahayanya, tim medis RS PKU Aisyiyah Boyolali mengimbau setiap ibu hamil untuk ekstra peka mengenali ciri-ciri preeklamsia sejak dini. Gejala fisik yang patut diwaspadai meliputi sakit kepala hebat yang tidak kunjung reda dengan obat biasa, gangguan penglihatan seperti pandangan kabur atau sangat sensitif terhadap cahaya, nyeri di perut bagian atas (tepat di bawah tulang rusuk), hingga pembengkakan yang tidak wajar (edema) pada area wajah dan tangan. Selain itu, indikator medis yang wajib diwaspadai adalah ditemukannya kadar protein berlebih dalam urine melalui pemeriksaan laboratorium. Meski sangat berbahaya, preeklamsia sangat bisa dicegah dan dikendalikan agar tidak memburuk. Langkah pencegahan paling krusial adalah dengan tidak melewatkan jadwal pemeriksaan kehamilan rutin atau Antenatal Care (ANC). Pemantauan rutin ini memungkinkan dokter spesialis kandungan (Obgyn) untuk terus memonitor grafik tekanan darah ibu dan laju tumbuh kembang janin secara akurat. Selain itu, ibu hamil wajib menjaga kenaikan berat badan agar tetap ideal, mengelola stres, serta membatasi konsumsi makanan tinggi garam. Menjawab kebutuhan akan rasa aman dalam menjalani masa kehamilan hingga proses persalinan, RS PKU Aisyiyah Boyolali telah menyiapkan solusi komprehensif melalui Info Layanan Maternity. Rumah sakit tidak hanya menyediakan penanganan darurat untuk kehamilan berisiko tinggi seperti preeklamsia, tetapi juga menawarkan fasilitas kamar perawatan maternity yang didesain secara khusus untuk menghadirkan kenyamanan maksimal dan ketenangan psikologis bagi ibu saat menyambut kelahiran sang buah hati. Bagi masyarakat yang ingin memeriksakan kondisi kehamilannya atau merencanakan proses persalinan yang aman dan nyaman, dapat segera menjadwalkan kunjungan di Poliklinik Kandungan. Informasi lebih lanjut terkait layanan pendaftaran dan fasilitas kamar Maternity RS PKU Aisyiyah Boyolali dapat diakses dengan menghubungi Customer Service di nomor 0818-11-0001 atau melalui portal resmi di www.rspkuboyolali.co.id. Dokumentasi acara bisa dilihat dalam postingan instagram PKU Aisyiyah Boyolali atau melalui linkhttps://www.instagram.com/rspkuaisyiyah?igsh=YzFlcHlrZW45aGYx

Waspada Preeklamsia pada Kehamilan, RS PKU Aisyiyah Boyolali Edukasi Ciri, Pencegahan, dan Hadirkan Fasilitas Maternity Nyaman Read More »

Edukasi: Panduan Pemulihan Pasca Melahirkan Caesar vs Normal

Boyolali, Jawa Tengah – Rumah Sakit PKU Aisyiyah Boyolali kembali memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya terkait panduan pemulihan pasca melahirkan secara normal maupun operasi Caesar pada Rabu (2/9/2026). Edukasi ini dibagikan agar para ibu yang baru saja bersalin dapat melakukan perawatan mandiri secara tepat di rumah, sehingga proses penyembuhan berjalan optimal, terhindar dari risiko infeksi, dan stamina cepat kembali. Proses pemulihan pasca melahirkan menghadirkan tantangan yang berbeda tergantung pada metode persalinannya. Berdasarkan materi edukasi yang dirilis oleh RS PKU Aisyiyah Boyolali, terdapat tiga pilar utama yang wajib diperhatikan oleh para ibu nifas, yakni perawatan luka, aktivitas fisik bertahap, dan pemulihan stamina fisik. Perawatan Luka JahitanBagi ibu yang menjalani persalinan normal, perawatan difokuskan pada area perineum. Ibu dianjurkan untuk selalu membasuh area tersebut dengan air bersih dari arah depan ke belakang, menjaganya agar tetap kering, serta rutin mengganti pembalut nifas guna mencegah terjadinya infeksi. Sementara itu, bagi ibu dengan persalinan Caesar, perawatan berpusat pada sayatan di perut. Perban harus selalu dijaga agar tetap kering dan bersih. Ibu juga sangat disarankan untuk mengenakan pakaian yang longgar agar tidak bergesekan dengan luka, serta menghindari refleks menggaruk area jahitan yang gatal akibat proses penyembuhan. Aktivitas Fisik BertahapMeski membutuhkan istirahat, mobilisasi dini tetap diperlukan. Pasien persalinan normal umumnya bisa mulai berjalan ringan secara perlahan segera setelah persalinan. Selain itu, senam Kegel sangat dianjurkan untuk memperkuat kembali otot panggul. Berbeda halnya dengan pemulihan Caesar. Aktivitas awal hanya berupa gerakan miring kanan dan kiri secara perlahan di tempat tidur. Setelah itu, ibu bisa mulai berlatih berjalan dalam jarak dekat dan wajib menghindari mengangkat benda yang lebih berat dari bobot bayi guna menjaga kondisi jahitan internal. Pemulihan Stamina FisikBaik persalinan normal maupun Caesar, keduanya sangat menguras tenaga. Untuk mempercepat penyembuhan sel dan luka jahitan, ibu wajib memperbanyak konsumsi makanan tinggi protein seperti ikan, telur, dan daging. Selain itu, penuhi asupan cairan minimal 2-3 liter sehari untuk melancarkan produksi ASI sekaligus mencegah sembelit (konstipasi). Terakhir, RS PKU Aisyiyah Boyolali menekankan pentingnya manajemen kelelahan dengan menerapkan prinsip “sleep when the baby sleeps”. Para ibu diimbau untuk ikut tidur atau beristirahat saat si kecil sedang tertidur agar tubuh tidak mengalami kelelahan ekstrem. Masa nifas adalah periode krusial bagi ibu dan bayi. Rumah Sakit PKU Aisyiyah Boyolali menghimbau agar para ibu tidak ragu untuk segera memeriksakan diri apabila merasakan keluhan nyeri hebat atau sekadar memastikan jahitan telah menutup sempurna. Bagi masyarakat yang ingin melakukan kontrol pasca melahirkan, dapat menjadwalkan kunjungan di Poliklinik Kandungan RS PKU Aisyiyah Boyolali dengan menghubungi Customer Service di nomor 0818-11-0001 atau mengakses laman resmi www.rspkuboyolali.co.id. Dokumentasi acara bisa dilihat dalam postingan instagram PKU Aisyiyah Boyolali atau melalui linkhttps://www.instagram.com/rspkuaisyiyah?igsh=YzFlcHlrZW45aGYx

Edukasi: Panduan Pemulihan Pasca Melahirkan Caesar vs Normal Read More »

Investasi Perlindungan Terbaik Anak, RS PKU Aisyiyah Boyolali Bagikan Panduan Jadwal Imunisasi Dasar 0-12 Bulan

Boyolali, Jawa Tengah – Guna memastikan setiap anak mendapatkan perlindungan kesehatan yang optimal sejak dini, Rumah Sakit PKU Aisyiyah Boyolali secara aktif mengedukasi para orang tua mengenai panduan jadwal imunisasi dasar lengkap untuk bayi usia 0 hingga 12 bulan melalui kampanye kesehatan digital pada Jumat (14/8/2026). Langkah edukatif ini digencarkan agar masyarakat, khususnya para ibu baru, semakin memahami pentingnya pemberian imunisasi secara tepat waktu guna mencegah penularan penyakit berbahaya. Dalam materi edukasi yang dirilis, RS PKU Aisyiyah Boyolali menekankan bahwa imunisasi bukanlah sekadar rutinitas medis, melainkan investasi perlindungan terbaik bagi masa depan buah hati. Keterlambatan atau terlewatnya jadwal imunisasi dapat memperpanjang masa rentan bayi terhadap paparan virus dan bakteri di lingkungannya. Oleh karena itu, para ibu diimbau untuk tertib mengikuti jadwal dan selalu membawa buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) saat melakukan kunjungan imunisasi. Berdasarkan pedoman kesehatan yang disosialisasikan oleh RS PKU Aisyiyah Boyolali, berikut adalah rincian jadwal wajib imunisasi dasar pada tahun pertama kehidupan bayi: Usia 0 Bulan: Vaksin Hepatitis B0 (Wajib diberikan sesaat setelah bayi lahir). Usia 1 Bulan: Vaksin BCG (berfungsi untuk mencegah penyakit Tuberkulosis/TBC) dan Polio 1. Usia 2, 3, dan 4 Bulan: Vaksin DPT-HB-Hib, Polio, PCV, serta Rotavirus (Diberikan secara bertahap pada rentang bulan tersebut). Usia 9 Bulan: Vaksin Campak / MR (Untuk mencegah penyakit campak dan rubella). Pemberian vaksin yang lengkap dan berurutan ini dirancang secara khusus untuk merangsang pembentukan antibodi bayi secara sempurna. Pihak rumah sakit juga mengingatkan agar orang tua tidak perlu panik atau ragu untuk mengonsultasikan kondisi bayi sebelum dan sesudah tindakan penyuntikan. RS PKU Aisyiyah Boyolali terus berkomitmen memberikan kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Bagi orang tua yang ingin mendaftarkan buah hatinya untuk imunisasi bulan ini atau membutuhkan konsultasi lebih lanjut dengan Dokter Spesialis Anak, pendaftaran Poli Imunisasi dapat dilakukan dengan mudah. Masyarakat dapat langsung menghubungi layanan Customer Service melalui WhatsApp di nomor 0818-11-0001, mengunjungi Instagram resmi rumah sakit, atau mengakses portal www.rspkuboyolali.co.id. Dokumentasi acara bisa dilihat dalam postingan instagram PKU Aisyiyah Boyolali atau melalui linkhttps://www.instagram.com/rspkuaisyiyah?igsh=YzFlcHlrZW45aGYx

Investasi Perlindungan Terbaik Anak, RS PKU Aisyiyah Boyolali Bagikan Panduan Jadwal Imunisasi Dasar 0-12 Bulan Read More »

Edukasi: Atasi Batuk Pilek Bayi Tanpa Langsung Obat Kimia

Boyolali, Jawa Tengah – Rumah Sakit PKU Aisyiyah Boyolali mengimbau para orang tua untuk tidak panik dan menghindari pemberian obat kimia sembarangan saat bayi mengalami batuk dan pilek. Melalui kampanye edukasi kesehatan masyarakat yang disampaikan pada Senin (31/8/2026), RS PKU Aisyiyah Boyolali membagikan panduan tiga langkah perawatan mandiri yang aman di rumah sebagai solusi alami meredakan hidung tersumbat dan dahak pada si kecil. Kondisi cuaca yang tidak menentu sering kali membuat sistem imun bayi yang masih berkembang rentan terserang batuk dan pilek. Suara napas yang berdahak (grok-grok) serta kesulitan tidur akibat hidung tersumbat kerap membuat orang tua merasa khawatir. Sayangnya, kepanikan ini sering berujung pada pemberian obat-obatan kimia yang sebenarnya tidak dianjurkan untuk bayi tanpa resep dan pengawasan ketat dari dokter spesialis anak. Mengutip dari materi edukasi resmi yang dirilis oleh RS PKU Aisyiyah Boyolali, terdapat tiga cara aman yang direkomendasikan untuk merawat si kecil saat batuk pilek di rumah: RS PKU Aisyiyah Boyolali mengingatkan, langkah-langkah di atas merupakan bentuk pertolongan pertama yang sangat aman untuk dilakukan di rumah. Namun, apabila gejala batuk pilek pada bayi tidak kunjung membaik dalam beberapa hari, atau disertai dengan tanda bahaya lain seperti demam tinggi, bayi tidak mau menyusu, hingga dada tampak sesak (retraksi), orang tua wajib segera membawa si kecil ke rumah sakit. Bagi masyarakat Boyolali dan sekitarnya yang membutuhkan penanganan medis atau ingin berkonsultasi langsung dengan Dokter Spesialis Anak, dapat mendatangi RS PKU Aisyiyah Boyolali. Informasi jadwal poliklinik dan pendaftaran juga dapat diakses secara mudah dengan menghubungi layanan Customer Service di nomor 0818-11-0001 atau melalui situs web resmi di www.rspkuboyolali.co.id. Dokumentasi acara bisa dilihat dalam postingan instagram PKU Aisyiyah Boyolali atau melalui linkhttps://www.instagram.com/rspkuaisyiyah?igsh=YzFlcHlrZW45aGYx

Edukasi: Atasi Batuk Pilek Bayi Tanpa Langsung Obat Kimia Read More »

Waspada 3 Tanda Bahaya Bayi Baru Lahir

Boyolali, Jawa Tengah – RS PKU Aisyiyah Boyolali mengajak orang tua, khususnya ibu dan keluarga yang memiliki bayi baru lahir, untuk mengenali tiga tanda bahaya pada bayi baru lahir, yaitu bayi tidak mau menyusu atau sulit menyusu, mengalami gangguan pernapasan, serta mengalami kejang atau kondisi tubuh yang tidak normal, sebagai langkah deteksi dini agar bayi segera mendapatkan pertolongan medis apabila menunjukkan gejala tersebut. Masa bayi baru lahir merupakan periode yang membutuhkan perhatian khusus. Kondisi kesehatan bayi dapat berubah dengan cepat sehingga orang tua perlu mengetahui tanda-tanda yang perlu diwaspadai dan tidak menunda pemeriksaan ketika muncul gejala yang mengkhawatirkan. Kenali Tanda Bahaya, Jangan Menunda Pertolongan Mengenali tanda bahaya pada bayi baru lahir merupakan bagian penting dari upaya menjaga kesehatan dan keselamatan bayi. Orang tua dan keluarga diharapkan tidak mengabaikan perubahan kondisi bayi, terutama apabila gejala muncul secara tiba-tiba atau semakin berat. RS PKU Aisyiyah Boyolali mengimbau masyarakat untuk segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila memiliki kekhawatiran mengenai kondisi bayi baru lahir. Kenali tanda bahayanya, bertindak cepat, dan jangan menunda pertolongan. Karena pada bayi baru lahir, setiap menit sangat berarti. Dokumentasi acara bisa dilihat dalam postingan instagram PKU Aisyiyah Boyolali atau melalui linkhttps://www.instagram.com/rspkuaisyiyah?igsh=YzFlcHlrZW45aGYx

Waspada 3 Tanda Bahaya Bayi Baru Lahir Read More »

Checklist Ibu Cerdas, Pastikan Tumbuh Kembang Anak Terpantau Secara Berkala

Boyolali, Jawa Tengah – RS PKU Aisyiyah Boyolali mengajak para ibu untuk lebih aktif memantau kesehatan dan tumbuh kembang anak melalui “Checklist Ibu Cerdas”, dengan memastikan imunisasi, berat badan, tinggi badan, serta konsultasi dengan dokter dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan anak sejak dini. Pemantauan tumbuh kembang merupakan salah satu langkah penting untuk mengetahui kondisi kesehatan anak sekaligus mengenali lebih awal apabila terdapat perubahan atau masalah yang perlu mendapatkan perhatian. Karena itu, orang tua tidak hanya perlu memperhatikan kondisi anak ketika sakit, tetapi juga melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Empat Hal dalam Checklist Ibu Cerdas Melalui edukasi kesehatan yang dibagikan RS PKU Aisyiyah Boyolali, terdapat beberapa hal yang dapat menjadi pengingat bagi orang tua dalam memantau kesehatan anak. Pertama, memastikan imunisasi bulan ini.Orang tua perlu memperhatikan jadwal imunisasi anak sesuai usia dan rekomendasi tenaga kesehatan. Imunisasi merupakan salah satu upaya penting untuk memberikan perlindungan terhadap berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin. Kedua, memeriksa berat badan anak.Pemantauan berat badan secara berkala dapat membantu orang tua mengetahui perkembangan pertumbuhan anak. Hasil pengukuran dapat menjadi salah satu indikator yang dinilai bersama parameter pertumbuhan lainnya. Ketiga, memeriksa tinggi badan anak.Selain berat badan, tinggi atau panjang badan juga perlu dipantau secara berkala. Pengukuran yang dilakukan secara rutin dapat membantu melihat pola pertumbuhan anak dari waktu ke waktu. Keempat, berkonsultasi dengan dokter.Apabila orang tua memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai pertumbuhan, perkembangan, pola makan, imunisasi, maupun kondisi kesehatan anak, konsultasi dengan dokter dapat membantu memperoleh informasi dan arahan yang sesuai. Jangan Sampai Terlewat Kesibukan orang tua terkadang membuat jadwal pemeriksaan kesehatan anak terlewat. Padahal, pemantauan secara berkala menjadi bagian penting dalam memastikan anak tumbuh dan berkembang secara optimal. RS PKU Aisyiyah Boyolali mengajak para orang tua untuk menjadikan pemeriksaan kesehatan anak sebagai bagian dari rutinitas keluarga. Dengan mencatat dan memantau imunisasi, berat badan, tinggi badan, serta melakukan konsultasi dengan dokter, orang tua dapat lebih mengetahui kondisi kesehatan anak dan mengambil langkah yang tepat apabila ditemukan hal yang perlu diperhatikan. Melalui edukasi ini, RS PKU Aisyiyah Boyolali terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya upaya promotif dan preventif kesehatan anak. Anak yang sehat membutuhkan perhatian dan pemantauan yang dilakukan secara berkelanjutan, dimulai dari lingkungan keluarga. Yuk, menjadi Ibu Cerdas dengan tidak melewatkan checklist kesehatan anak. Pantau tumbuh kembangnya, lengkapi imunisasinya, dan jangan ragu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan ketika membutuhkan informasi lebih lanjut. RS PKU Aisyiyah BoyolaliMlampah Sesarengan, Nglayani Kanthi Katresnan. Dokumentasi acara bisa dilihat dalam postingan instagram PKU Aisyiyah Boyolali atau melalui linkhttps://www.instagram.com/rspkuaisyiyah?igsh=YzFlcHlrZW45aGYx

Checklist Ibu Cerdas, Pastikan Tumbuh Kembang Anak Terpantau Secara Berkala Read More »

× Customer Service