Boyolali, Jawa Tengah – Rumah Sakit PKU Aisyiyah Boyolali mengimbau para orang tua untuk tidak panik dan menghindari pemberian obat kimia sembarangan saat bayi mengalami batuk dan pilek. Melalui kampanye edukasi kesehatan masyarakat yang disampaikan pada Senin (31/8/2026), RS PKU Aisyiyah Boyolali membagikan panduan tiga langkah perawatan mandiri yang aman di rumah sebagai solusi alami meredakan hidung tersumbat dan dahak pada si kecil.
Kondisi cuaca yang tidak menentu sering kali membuat sistem imun bayi yang masih berkembang rentan terserang batuk dan pilek. Suara napas yang berdahak (grok-grok) serta kesulitan tidur akibat hidung tersumbat kerap membuat orang tua merasa khawatir. Sayangnya, kepanikan ini sering berujung pada pemberian obat-obatan kimia yang sebenarnya tidak dianjurkan untuk bayi tanpa resep dan pengawasan ketat dari dokter spesialis anak.
Mengutip dari materi edukasi resmi yang dirilis oleh RS PKU Aisyiyah Boyolali, terdapat tiga cara aman yang direkomendasikan untuk merawat si kecil saat batuk pilek di rumah:
- Terapi Uap Hangat Mandiri
Uap hangat sangat bermanfaat untuk melegakan pernapasan. Orang tua dapat menyiapkan air panas di dalam ember dan meletakkannya di kamar mandi tertutup hingga ruangan beruap. Pangku si kecil di dalam ruangan beruap tersebut selama 10 hingga 15 menit. Uap hangat ini akan bekerja membantu mengencerkan dahak dan melegakan pernapasan bayi secara alami. - Perbanyak Asupan ASI
Tahukah Bunda bahwa Air Susu Ibu (ASI) adalah pengencer dahak alami yang paling baik? Saat bayi sedang batuk pilek, perbanyak intensitas menyusui. ASI yang cukup tidak hanya meningkatkan antibodi, tetapi juga mencegah dehidrasi dan membuat tenggorokan bayi terasa jauh lebih nyaman. - Gunakan Nasal Spray (Saline)
Untuk mengatasi sumbatan lendir kental di hidung yang membuat bayi rewel, orang tua dapat menggunakan tetes atau semprotan hidung berbahan dasar larutan garam steril (saline drops). Penggunaan cairan saline ini sangat direkomendasikan secara medis karena merupakan cara yang paling aman untuk membersihkan jalan napas bayi tanpa efek samping obat kimia.
RS PKU Aisyiyah Boyolali mengingatkan, langkah-langkah di atas merupakan bentuk pertolongan pertama yang sangat aman untuk dilakukan di rumah. Namun, apabila gejala batuk pilek pada bayi tidak kunjung membaik dalam beberapa hari, atau disertai dengan tanda bahaya lain seperti demam tinggi, bayi tidak mau menyusu, hingga dada tampak sesak (retraksi), orang tua wajib segera membawa si kecil ke rumah sakit.
Bagi masyarakat Boyolali dan sekitarnya yang membutuhkan penanganan medis atau ingin berkonsultasi langsung dengan Dokter Spesialis Anak, dapat mendatangi RS PKU Aisyiyah Boyolali. Informasi jadwal poliklinik dan pendaftaran juga dapat diakses secara mudah dengan menghubungi layanan Customer Service di nomor 0818-11-0001 atau melalui situs web resmi di www.rspkuboyolali.co.id.
Dokumentasi acara bisa dilihat dalam postingan instagram PKU Aisyiyah Boyolali atau melalui link
https://www.instagram.com/rspkuaisyiyah?igsh=YzFlcHlrZW45aGYx
