TIPS KESEHATAN

Lansia Tetap Aktif, Kenapa Tidak? RS PKU Aisyiyah Boyolali Bagikan 5 Aktivitas Sederhana dari Rumah

Boyolali, Jawa Tengah – Dalam upaya mendukung kualitas hidup, kesehatan mental, dan kemandirian masyarakat lanjut usia (lansia), Rumah Sakit (RS) PKU Aisyiyah Boyolali menggiatkan edukasi kesehatan geriatri bertajuk “Lansia Tetap Aktif, Kenapa Tidak? 5 Aktivitas Sederhana yang Bisa Dilakukan di Rumah” pada Kamis (8/10/2026). Inisiatif ini dihadirkan untuk mendorong para lansia agar tetap bergerak produktif dan menjaga fungsi fisik serta kognitif mereka secara aman di lingkungan keluarga. Memasuki usia lanjut sering kali diidentikkan dengan penurunan mobilitas dan pembatasan aktivitas fisik. Padahal, tetap aktif bergerak merupakan kunci utama untuk mempertahankan kekuatan otot, melatih keseimbangan, menjaga kesehatan jantung, serta mencegah timbulnya kejenuhan atau penurunan fungsi memori. Melalui kampanye ini, RS PKU Aisyiyah Boyolali mengikis stigma bahwa lansia harus selalu berdiam diri. RS PKU Aisyiyah Boyolali membagikan lima pilihan aktivitas ringan yang aman dan dapat diterapkan secara mandiri di rumah, mulai dari senam ringan atau yoga kursi, berkebun, jalan santai di sekitar rumah, mengasah otak dengan permainan kata atau teka-teki, dan membantu pekerjaan rumah tangga ringan. Aktivitas-aktivitas tersebut terbukti efisien dalam menjaga stimulasi otak serta menghadirkan suasana hati yang positif bagi para lansia. Pihak RS PKU Aisyiyah Boyolali juga menekankan pentingnya peran pendampingan keluarga dalam menciptakan lingkungan rumah yang suportif dan ramah lansia. Melalui komitmen pelayanan terakreditasi Paripurna serta moto “Mlampah Sesarengan, Nglayani Kanthi Katresnan”, rumah sakit senantiasa hadir memberikan pengayoman dan layanan medis komprehensif bagi kesehatan lansia di Boyolali dan sekitarnya. Bagi keluarga yang ingin melakukan konsultasi kesehatan geriatri, pemeriksaan fisik rutin, hingga program rehabilitasi medis dan fisioterapi bagi lansia, layanan pendaftaran dapat diakses dengan mudah. Informasi selengkapnya dapat diperoleh dengan menghubungi Customer Service di nomor WhatsApp 0818-11-0001 atau melalui situs resmi di www.rspkuboyolali.co.id. Dokumentasi acara bisa dilihat dalam postingan instagram PKU Aisyiyah Boyolali atau melalui linkhttps://www.instagram.com/rspkuaisyiyah?igsh=YzFlcHlrZW45aGYx

Lansia Tetap Aktif, Kenapa Tidak? RS PKU Aisyiyah Boyolali Bagikan 5 Aktivitas Sederhana dari Rumah Read More »

Lebih dari Sekadar Pikun, RS PKU Aisyiyah Boyolali Imbau Masyarakat Kenali 5 Tanda Penurunan Fungsi pada Lansia

Boyolali, Jawa Tengah – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan kelompok lanjut usia (lansia), Rumah Sakit (RS) PKU Aisyiyah Boyolali menggelar kampanye edukasi kesehatan bertajuk “Lebih dari Sekadar Pikun! 5 Tanda Penurunan Fungsi pada Lansia” pada Rabu (7/10/2026). Edukasi ini bertujuan mengajak masyarakat untuk mengenali perubahan kondisi fisik maupun mental pada orang tua sejak dini serta tidak menganggap semua penurunan kondisi tersebut sebagai hal biasa akibat faktor usia semata. Dalam penyampaian materinya, RS PKU Aisyiyah Boyolali memaparkan lima indikator utama penurunan fungsi pada lansia yang patut diwaspadai oleh pihak keluarga. Tanda pertama adalah penurunan daya ingat dan konsentrasi, seperti sering lupa percakapan yang baru terjadi, mudah bingung, sulit fokus, hingga kesulitan menjalankan aktivitas harian yang biasa dilakukan. Kedua, berkurangnya keseimbangan dan mobilitas yang ditandai dengan cara berjalan yang melambat, sering kehilangan keseimbangan, serta lebih sering jatuh atau sulit berdiri. Ketiga, penurunan fungsi penglihatan dan pendengaran, seperti sering meminta lawan bicara mengulang perkataan, kesulitan membaca tulisan kecil, atau kurang menyadari suara di sekitarnya. Selain aspek fisik dan kognitif, penurunan fungsi juga tampak pada kondisi emosional serta stamina tubuh secara umum. Indikator keempat meliputi perubahan mood dan emosional, di mana lansia lebih sering merasa sedih atau cemas, kehilangan minat pada aktivitas favorit, hingga menarik diri dari lingkungan sosial. Sementara itu, tanda kelima adalah penurunan energi dan nafsu makan, yang ditandai dengan tubuh yang mudah lelah meski hanya beraktivitas ringan, berkurangnya nafsu makan, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, serta kondisi tubuh yang semakin lemah dan kurang bertenaga. RS PKU Aisyiyah Boyolali mengingatkan bahwa berbagai kondisi tersebut bukan sekadar dampak penuaan alami, melainkan dapat berkaitan erat dengan masalah nutrisi maupun indikasi penyakit tertentu yang memerlukan pemeriksaan medis secara tepat. Mengusung semangat “Lansia Sehat, Keluarga Bahagia”, rumah sakit menekankan pentingnya deteksi dini dan penanganan yang tepat guna menjaga kualitas hidup para lansia. Bagi keluarga yang membutuhkan konsultasi kesehatan lansia, pemeriksaan medis berkala, maupun penanganan kondisi khusus pada orang tua, layanan kesehatan di RS PKU Aisyiyah Boyolali siap memberikan pelayanan profesional. Masyarakat dapat berkonsultasi dengan menghubungi Customer Service di nomor WhatsApp 0818-11-0001 atau mengakses informasi lengkap melalui situs web resmi di www.rspkuboyolali.co.id. Dokumentasi acara bisa dilihat dalam postingan instagram PKU Aisyiyah Boyolali atau melalui linkhttps://www.instagram.com/rspkuaisyiyah?igsh=YzFlcHlrZW45aGYx

Lebih dari Sekadar Pikun, RS PKU Aisyiyah Boyolali Imbau Masyarakat Kenali 5 Tanda Penurunan Fungsi pada Lansia Read More »

Katanya VS Nyatanya: RS PKU Aisyiyah Boyolali Bongkar Fakta Mitos Seputar Kesehatan Jantung

Boyolali, Jawa Tengah – Dalam upaya meluruskan berbagai mitos kesehatan yang beredar bebas di tengah masyarakat, Rumah Sakit PKU Aisyiyah Boyolali menggencarkan kampanye edukasi digital bertajuk “Katanya VS Nyatanya: Bongkar Fakta Seputar Kesehatan Jantung” pada Senin (5/10/2026). Inisiatif edukatif ini dilakukan sebagai langkah proaktif rumah sakit untuk meningkatkan literasi medis masyarakat mengenai penyakit kardiovaskular, dengan menyajikan komparasi antara asumsi keliru yang sering dipercaya masyarakat (“katanya”) dengan fakta medis yang sebenarnya (“nyatanya”). Banyaknya informasi simpang siur mengenai penyakit jantung kerap membuat masyarakat salah langkah dalam melakukan pencegahan maupun penanganan pertama. Mitos seperti penyakit jantung hanya menyerang kelompok lanjut usia atau nyeri dada yang sering disalahartikan sebagai sekadar “masuk angin”, menjadi fokus utama yang perlu diluruskan. Melalui edukasi “Bongkar Fakta” ini, RS PKU Aisyiyah Boyolali membeberkan informasi yang berlandaskan ilmu kedokteran untuk meminimalisasi risiko fatal akibat disinformasi. Kampanye edukasi ini dikemas secara kreatif, informatif, dan humanis. Hal ini terlihat dari visualisasi kampanye yang menampilkan sosok tenaga kesehatan RS PKU Aisyiyah Boyolali yang tersenyum ramah sambil membentuk simbol hati dengan kedua tangannya. Gestur tersebut tidak hanya merepresentasikan organ jantung, tetapi juga sejalan dengan semangat dan slogan rumah sakit yang telah terakreditasi Paripurna (Bintang 5) tersebut, yakni “Mlampah Sesarengan, Nglayani Kanthi Katresnan” yang berarti senantiasa melayani pasien dengan penuh kasih sayang. Manajemen RS PKU Aisyiyah Boyolali mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada hoaks kesehatan dan selalu membiasakan diri berkonsultasi dengan tenaga medis profesional terkait keluhan yang dirasakan. Deteksi dini adalah kunci utama dalam mencegah keparahan penyakit jantung. Bagi warga Boyolali dan sekitarnya yang ingin melakukan medical check-up atau memeriksakan kesehatan jantungnya, pendaftaran poli spesialis dapat dilakukan dengan mudah. Informasi lebih lanjut, jadwal dokter, maupun layanan pendaftaran dapat diakses melalui Customer Service di nomor WhatsApp 0818-11-0001, situs web resmi www.rspkuboyolali.co.id, serta berbagai platform media sosial RS PKU Aisyiyah Boyolali. Dokumentasi acara bisa dilihat dalam postingan instagram PKU Aisyiyah Boyolali atau melalui linkhttps://www.instagram.com/rspkuaisyiyah?igsh=YzFlcHlrZW45aGYx

Katanya VS Nyatanya: RS PKU Aisyiyah Boyolali Bongkar Fakta Mitos Seputar Kesehatan Jantung Read More »

Waspada Bom Waktu Organ Dalam! RS PKU Aisyiyah Boyolali Edukasi Masyarakat Jangan Hanya Andalkan Minyak Kayu Putih Saat Sakit Perut

Boyolali, Jawa Tengah – Rumah Sakit PKU Aisyiyah Boyolali menggencarkan edukasi kesehatan kepada masyarakat terkait bahaya tersembunyi di balik keluhan sakit perut kronis pada Kamis (1/10/2026). Melalui kampanye digital bertajuk “Edukasi Kesehatan Abdomen”, RS PKU Aisyiyah Boyolali memperingatkan masyarakat agar tidak sekadar mengandalkan minyak kayu putih atau kerokan saat mengalami sakit perut yang berulang, melainkan segera melakukan pemeriksaan medis guna mendeteksi masalah pada organ dalam dengan tepat. Kebiasaan sepele seperti mengoleskan minyak kayu putih saat perut terasa begah, melilit, atau perih memang kerap dilakukan karena dapat memberikan rasa nyaman secara instan. Namun, pihak RS PKU Aisyiyah Boyolali menegaskan bahwa tindakan tersebut sama sekali tidak menyelesaikan akar permasalahan pada organ dalam perut pasien. Rasa sakit sesungguhnya merupakan sinyal “teriakan” dari organ tubuh yang sedang bermasalah, sehingga kebiasaan mengabaikannya hanya akan menjadi bom waktu yang dapat mengancam keselamatan. Lebih lanjut, tenaga kesehatan RS PKU Aisyiyah Boyolali memaparkan bahwa rasa sakit perut yang diabaikan bisa menjadi indikasi awal dari berbagai penyakit serius. Beberapa kondisi medis yang bersembunyi di balik keluhan nyeri perut antara lain adalah luka lambung, radang usus buntu, hingga batu empedu. Penanganan yang terlambat pada kondisi-kondisi tersebut dapat memicu komplikasi fatal. Oleh karena itu, jika nyeri perut dirasakan hilang timbul atau bahkan terjadi secara terus-menerus, RS PKU Aisyiyah Boyolali menyarankan masyarakat untuk menempuh langkah pemeriksaan medis yang lebih komprehensif. Satu-satunya cara yang akurat untuk mengetahui kondisi sebenarnya di dalam perut dan abdomen adalah melalui pemeriksaan klinis, salah satunya dengan prosedur Ultrasonografi (USG) Abdomen. Melalui edukasi ini, RS PKU Aisyiyah Boyolali mengajak seluruh masyarakat untuk mulai lebih peka terhadap sinyal dan keluhan yang dirasakan oleh tubuh sendiri. Bagi masyarakat Boyolali dan sekitarnya yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan terkait keluhan pencernaan atau berencana melakukan USG Abdomen, dapat segera mengunjungi layanan rawat jalan RS PKU Aisyiyah Boyolali. Informasi lebih lanjut terkait pendaftaran dapat diakses melalui layanan Customer Service atau situs web resmi rumah sakit. Dokumentasi acara bisa dilihat dalam postingan instagram PKU Aisyiyah Boyolali atau melalui linkhttps://www.instagram.com/rspkuaisyiyah?igsh=YzFlcHlrZW45aGYx

Waspada Bom Waktu Organ Dalam! RS PKU Aisyiyah Boyolali Edukasi Masyarakat Jangan Hanya Andalkan Minyak Kayu Putih Saat Sakit Perut Read More »

Jangan Diabaikan! RS PKU Aisyiyah Boyolali Edukasi Masyarakat Kenali Tanda-Tanda Serangan Jantung Sejak Dini

Boyolali, Jawa Tengah – Guna menekan risiko kefatalan akibat kegawatdaruratan medis, Rumah Sakit PKU Aisyiyah Boyolali menggencarkan edukasi kesehatan kepada masyarakat mengenai Tanda-Tanda Serangan Jantung Yang Wajib Dikenali pada Selasa (22/9/2026). Langkah proaktif ini dilakukan mengingat serangan jantung dapat terjadi secara tiba-tiba kepada siapa saja. Pihak rumah sakit menegaskan bahwa mengenali tanda-tanda serangan jantung sejak awal sangatlah penting guna membantu pasien mendapatkan pertolongan medis dengan lebih cepat dan tepat. Dalam publikasinya, RS PKU Aisyiyah Boyolali memaparkan enam gejala utama serangan jantung yang harus segera diwaspadai. Gejala yang paling khas adalah munculnya nyeri dada, di mana penderita merasakan sensasi nyeri, tertekan, tertindih, atau seperti diremas pada bagian dada. Penderita juga kerap mengalami sesak napas atau kesulitan bernapas, yang anehnya dapat muncul baik dengan ataupun tanpa disertai rasa nyeri di dada. Waspadai juga munculnya keringat dingin secara tiba-tiba tanpa ada penyebab yang jelas. Selain itu, serangan jantung kerap dibarengi dengan gangguan pencernaan seperti rasa mual atau muntah yang menyertai gejala-gejala lainnya. Pasien juga bisa merasa sangat lemas, pusing, pingsan, atau bahkan kehilangan kesadaran. Hal krusial lainnya yang pantang diabaikan adalah rasa nyeri yang menjalar dari dada meluas ke area lengan, bahu, punggung, leher, rahang, atau perut bagian atas. Sebagai institusi yang mengedepankan tindakan preventif, RS PKU Aisyiyah Boyolali tidak hanya mengedukasi tentang gejala, tetapi juga memberikan panduan untuk menjaga kesehatan jantung. Masyarakat diimbau untuk selalu menerapkan pola hidup sehat, rutin beraktivitas fisik, dan tegas untuk tidak merokok. Mengelola stres dengan baik serta disiplin dalam melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin juga menjadi benteng utama dalam mencegah penyakit kardiovaskular. Melalui pesan tegas “Jangan Abaikan Gejalanya!”, RS PKU Aisyiyah Boyolali mengimbau agar masyarakat yang merasakan tanda-tanda tersebut segera mencari bantuan medis. Bagi warga yang membutuhkan informasi layanan pemeriksaan jantung terpadu, dapat langsung menghubungi Customer Service di nomor 0818-11-0001 atau mengakses laman resmi di www.rspkuboyolali.co.id. Dokumentasi acara bisa dilihat dalam postingan instagram PKU Aisyiyah Boyolali atau melalui linkhttps://www.instagram.com/rspkuaisyiyah?igsh=YzFlcHlrZW45aGYx

Jangan Diabaikan! RS PKU Aisyiyah Boyolali Edukasi Masyarakat Kenali Tanda-Tanda Serangan Jantung Sejak Dini Read More »

Ancaman Sunyi di Balik Tubuh Bugar, RS PKU Aisyiyah Boyolali Ingatkan Pentingnya MCU Cegah Henti Jantung Mendadak

Boyolali, Jawa Tengah – Guna mencegah angka kefatalan akibat gangguan kardiovaskular yang kerap tidak bergejala, Rumah Sakit (RS) PKU Aisyiyah Boyolali menggencarkan edukasi kesehatan jantung dengan menyoroti bahaya henti jantung mendadak pada Jumat (18/9/2026). Melalui kampanye publikasinya, pihak rumah sakit secara tegas mengedukasi masyarakat tentang pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan rutin atau Medical Check-Up (MCU) sebagai langkah pencegahan utama, meskipun seseorang merasa tubuhnya dalam kondisi sehat. Kasus henti jantung mendadak (sudden cardiac arrest) acap kali menyerang individu yang tampak bugar, aktif berolahraga, dan tidak memiliki keluhan medis sebelumnya. Kondisi gawat darurat ini terjadi ketika sistem kelistrikan jantung mengalami gangguan fungsi akut, sehingga organ tersebut berhenti berdetak secara tiba-tiba. RS PKU Aisyiyah Boyolali menyoroti fakta bahwa persepsi “merasa sehat” bukanlah jaminan mutlak bahwa organ jantung terbebas dari penyumbatan pembuluh darah maupun kelainan struktural yang sering kali bersifat tersembunyi (silent killer). Oleh karena itu, langkah mitigasi terbaik yang bisa dilakukan oleh masyarakat adalah dengan deteksi dini melalui Medical Check-Up (MCU). Pemeriksaan berkala yang komprehensif memungkinkan tenaga medis profesional untuk mengevaluasi faktor risiko, merekam irama kelistrikan jantung, serta memantau struktur dan kinerja jantung secara akurat sebelum gejala klinis yang fatal muncul. Evaluasi ini sangat krusial untuk dilakukan oleh seluruh kalangan orang dewasa, terlebih bagi mereka yang memiliki riwayat genetik penyakit jantung, gaya hidup kurang gerak, atau kebiasaan merokok. Sebagai institusi pelayanan kesehatan yang mengedepankan aspek preventif, RS PKU Aisyiyah Boyolali telah dilengkapi dengan fasilitas penunjang diagnostik jantung yang mumpuni serta tenaga medis yang ahli di bidangnya. Masyarakat tidak perlu menunggu hingga jatuh sakit untuk mulai peduli pada pusat kehidupan di dalam dada mereka. Bagi warga Boyolali dan sekitarnya yang ingin menjadwalkan layanan Medical Check-Up atau berkonsultasi mengenai kesehatan kardiovaskular, pendaftaran dapat dilakukan dengan sangat mudah. Masyarakat dapat langsung menghubungi layanan Customer Service RS PKU Aisyiyah Boyolali melalui nomor telepon atau WhatsApp di 0818-11-0001, serta dapat mengakses informasi fasilitas secara lengkap melalui portal web resmi di www.rspkuboyolali.co.id. Dokumentasi acara bisa dilihat dalam postingan instagram PKU Aisyiyah Boyolali atau melalui linkhttps://www.instagram.com/rspkuaisyiyah?igsh=YzFlcHlrZW45aGYx

Ancaman Sunyi di Balik Tubuh Bugar, RS PKU Aisyiyah Boyolali Ingatkan Pentingnya MCU Cegah Henti Jantung Mendadak Read More »

× Customer Service