NEW

new

Jangan Diabaikan! RS PKU Aisyiyah Boyolali Edukasi Masyarakat Kenali Tanda-Tanda Serangan Jantung Sejak Dini

Boyolali, Jawa Tengah – Guna menekan risiko kefatalan akibat kegawatdaruratan medis, Rumah Sakit PKU Aisyiyah Boyolali menggencarkan edukasi kesehatan kepada masyarakat mengenai Tanda-Tanda Serangan Jantung Yang Wajib Dikenali pada Selasa (22/9/2026). Langkah proaktif ini dilakukan mengingat serangan jantung dapat terjadi secara tiba-tiba kepada siapa saja. Pihak rumah sakit menegaskan bahwa mengenali tanda-tanda serangan jantung sejak awal sangatlah penting guna membantu pasien mendapatkan pertolongan medis dengan lebih cepat dan tepat. Dalam publikasinya, RS PKU Aisyiyah Boyolali memaparkan enam gejala utama serangan jantung yang harus segera diwaspadai. Gejala yang paling khas adalah munculnya nyeri dada, di mana penderita merasakan sensasi nyeri, tertekan, tertindih, atau seperti diremas pada bagian dada. Penderita juga kerap mengalami sesak napas atau kesulitan bernapas, yang anehnya dapat muncul baik dengan ataupun tanpa disertai rasa nyeri di dada. Waspadai juga munculnya keringat dingin secara tiba-tiba tanpa ada penyebab yang jelas. Selain itu, serangan jantung kerap dibarengi dengan gangguan pencernaan seperti rasa mual atau muntah yang menyertai gejala-gejala lainnya. Pasien juga bisa merasa sangat lemas, pusing, pingsan, atau bahkan kehilangan kesadaran. Hal krusial lainnya yang pantang diabaikan adalah rasa nyeri yang menjalar dari dada meluas ke area lengan, bahu, punggung, leher, rahang, atau perut bagian atas. Sebagai institusi yang mengedepankan tindakan preventif, RS PKU Aisyiyah Boyolali tidak hanya mengedukasi tentang gejala, tetapi juga memberikan panduan untuk menjaga kesehatan jantung. Masyarakat diimbau untuk selalu menerapkan pola hidup sehat, rutin beraktivitas fisik, dan tegas untuk tidak merokok. Mengelola stres dengan baik serta disiplin dalam melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin juga menjadi benteng utama dalam mencegah penyakit kardiovaskular. Melalui pesan tegas “Jangan Abaikan Gejalanya!”, RS PKU Aisyiyah Boyolali mengimbau agar masyarakat yang merasakan tanda-tanda tersebut segera mencari bantuan medis. Bagi warga yang membutuhkan informasi layanan pemeriksaan jantung terpadu, dapat langsung menghubungi Customer Service di nomor 0818-11-0001 atau mengakses laman resmi di www.rspkuboyolali.co.id. Dokumentasi acara bisa dilihat dalam postingan instagram PKU Aisyiyah Boyolali atau melalui linkhttps://www.instagram.com/rspkuaisyiyah?igsh=YzFlcHlrZW45aGYx

Jangan Diabaikan! RS PKU Aisyiyah Boyolali Edukasi Masyarakat Kenali Tanda-Tanda Serangan Jantung Sejak Dini Read More »

Tingkatkan Layanan, RS PKU Aisyiyah Boyolali Buka Lowongan Kerja untuk Tiga Posisi Strategis

Boyolali, Jawa Tengah – Guna terus meningkatkan kualitas pelayanan medis dan kenyamanan operasional bagi masyarakat, Rumah Sakit PKU Aisyiyah Boyolali resmi membuka lowongan pekerjaan (Open Recruitment) untuk tiga posisi sekaligus. Proses pendaftaran kandidat baru ini dilakukan sepenuhnya secara daring (online) dan akan ditutup paling lambat pada 3 Oktober 2026. Pada pembukaan rekrutmen periode ini, RS PKU Aisyiyah Boyolali mencari talenta-talenta terbaik untuk mengisi formasi Okupasi Terapi, Satuan Pengamanan (Satpam), serta Cleaning Service dengan status Tenaga Kerja Harian Lepas (TKHL). Pihak manajemen menekankan bahwa seluruh calon pelamar wajib memiliki kedisiplinan, kejujuran, serta loyalitas yang tinggi dalam mendukung pelayanan rumah sakit. Setiap formasi memiliki kualifikasi spesifik yang harus dipenuhi oleh para pelamar. Untuk posisi Okupasi Terapi (terbuka bagi laki-laki dan perempuan), kandidat harus memiliki latar belakang pendidikan minimal D3 Okupasi Terapis, menguasai Microsoft Office, serta memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih aktif. Sementara itu, lowongan untuk posisi Satpam dan Cleaning Service dikhususkan bagi pelamar laki-laki dengan kualifikasi pendidikan minimal SMA atau SMK sederajat. Khusus untuk posisi Satpam, pihak rumah sakit mewajibkan kepemilikan sertifikat Gada Pratama dan mengutamakan kandidat yang telah memiliki pengalaman kerja di rumah sakit minimal selama satu tahun. Seluruh pelamar diwajibkan bersedia bekerja secara tim maupun dengan sistem shift, serta diutamakan berdomisili di wilayah Boyolali. Untuk mempermudah proses seleksi dan mendukung sistem yang ramah lingkungan, RS PKU Aisyiyah Boyolali menegaskan bahwa panitia tidak menerima penyerahan berkas fisik (hardfile) maupun pengiriman berkas melalui surat elektronik (email). Para pelamar diminta untuk menyiapkan berkas lamaran yang terdiri dari surat lamaran, fotokopi KTP, Ijazah, transkrip nilai, Kartu Kuning (A-1), Daftar Riwayat Hidup (CV), serta dokumen pendukung lain seperti STR (untuk Okupasi Terapi), Sertifikat Gada Pratama (untuk Satpam), dan SKCK aktif. Seluruh dokumen tersebut wajib diunggah langsung melalui tautan pendaftaran resmi di https://bit.ly/rekrutmenpku2026. Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait rekrutmen atau layanan rumah sakit, dapat menghubungi Customer Service di nomor 0818-11-0001 atau memantau portal resmi www.rspkuboyolali.co.id. Dokumentasi acara bisa dilihat dalam postingan instagram PKU Aisyiyah Boyolali atau melalui linkhttps://www.instagram.com/rspkuaisyiyah?igsh=YzFlcHlrZW45aGYx

Tingkatkan Layanan, RS PKU Aisyiyah Boyolali Buka Lowongan Kerja untuk Tiga Posisi Strategis Read More »

Ancaman Sunyi di Balik Tubuh Bugar, RS PKU Aisyiyah Boyolali Ingatkan Pentingnya MCU Cegah Henti Jantung Mendadak

Boyolali, Jawa Tengah – Guna mencegah angka kefatalan akibat gangguan kardiovaskular yang kerap tidak bergejala, Rumah Sakit (RS) PKU Aisyiyah Boyolali menggencarkan edukasi kesehatan jantung dengan menyoroti bahaya henti jantung mendadak pada Jumat (18/9/2026). Melalui kampanye publikasinya, pihak rumah sakit secara tegas mengedukasi masyarakat tentang pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan rutin atau Medical Check-Up (MCU) sebagai langkah pencegahan utama, meskipun seseorang merasa tubuhnya dalam kondisi sehat. Kasus henti jantung mendadak (sudden cardiac arrest) acap kali menyerang individu yang tampak bugar, aktif berolahraga, dan tidak memiliki keluhan medis sebelumnya. Kondisi gawat darurat ini terjadi ketika sistem kelistrikan jantung mengalami gangguan fungsi akut, sehingga organ tersebut berhenti berdetak secara tiba-tiba. RS PKU Aisyiyah Boyolali menyoroti fakta bahwa persepsi “merasa sehat” bukanlah jaminan mutlak bahwa organ jantung terbebas dari penyumbatan pembuluh darah maupun kelainan struktural yang sering kali bersifat tersembunyi (silent killer). Oleh karena itu, langkah mitigasi terbaik yang bisa dilakukan oleh masyarakat adalah dengan deteksi dini melalui Medical Check-Up (MCU). Pemeriksaan berkala yang komprehensif memungkinkan tenaga medis profesional untuk mengevaluasi faktor risiko, merekam irama kelistrikan jantung, serta memantau struktur dan kinerja jantung secara akurat sebelum gejala klinis yang fatal muncul. Evaluasi ini sangat krusial untuk dilakukan oleh seluruh kalangan orang dewasa, terlebih bagi mereka yang memiliki riwayat genetik penyakit jantung, gaya hidup kurang gerak, atau kebiasaan merokok. Sebagai institusi pelayanan kesehatan yang mengedepankan aspek preventif, RS PKU Aisyiyah Boyolali telah dilengkapi dengan fasilitas penunjang diagnostik jantung yang mumpuni serta tenaga medis yang ahli di bidangnya. Masyarakat tidak perlu menunggu hingga jatuh sakit untuk mulai peduli pada pusat kehidupan di dalam dada mereka. Bagi warga Boyolali dan sekitarnya yang ingin menjadwalkan layanan Medical Check-Up atau berkonsultasi mengenai kesehatan kardiovaskular, pendaftaran dapat dilakukan dengan sangat mudah. Masyarakat dapat langsung menghubungi layanan Customer Service RS PKU Aisyiyah Boyolali melalui nomor telepon atau WhatsApp di 0818-11-0001, serta dapat mengakses informasi fasilitas secara lengkap melalui portal web resmi di www.rspkuboyolali.co.id. Dokumentasi acara bisa dilihat dalam postingan instagram PKU Aisyiyah Boyolali atau melalui linkhttps://www.instagram.com/rspkuaisyiyah?igsh=YzFlcHlrZW45aGYx

Ancaman Sunyi di Balik Tubuh Bugar, RS PKU Aisyiyah Boyolali Ingatkan Pentingnya MCU Cegah Henti Jantung Mendadak Read More »

Waspada Bahaya Begadang, RS PKU Aisyiyah Boyolali Edukasi Dampak Kurang Tidur bagi Kesehatan Jantung

Boyolali, Jawa Tengah – Guna menekan angka penderita penyakit kardiovaskular akibat gaya hidup yang kurang sehat, Rumah Sakit PKU Aisyiyah Boyolali kembali menggencarkan kampanye edukasi kesehatan bagi masyarakat luas pada Jumat (18/9/2026). Mengusung tema bahasan “Benarkah Kurang Tidur Bisa Berdampak pada Kesehatan Jantung”, inisiatif edukasi digital ini diluncurkan untuk memberikan pemahaman medis secara mendalam mengenai bagaimana kebiasaan mengabaikan waktu istirahat yang cukup dapat secara langsung mengancam dan membebani fungsi vital organ jantung manusia. Di era modern yang serba cepat ini, tuntutan pekerjaan dan gaya hidup sering kali membuat masyarakat menyepelekan durasi tidur ideal. Padahal, tidur bukanlah sekadar waktu bagi tubuh untuk beristirahat secara pasif, melainkan fase pemulihan yang sangat krusial. Pada saat seseorang tertidur pulas, tekanan darah akan menurun dan detak jantung melambat, memberikan waktu bagi sistem kardiovaskular untuk beristirahat dan memulihkan diri dari beban kerja seharian. Sebaliknya, kondisi kurang tidur yang terjadi secara terus-menerus (kronis) akan menyebabkan tubuh berada dalam kondisi waspada berlebih. Kurang tidur memicu lonjakan produksi hormon stres, seperti kortisol dan adrenalin, yang memaksa jantung bekerja lebih keras dan menjaga tekanan darah tetap tinggi. Jika dibiarkan berlarut-larut, kondisi ini dapat memicu peradangan sistemik, merusak pembuluh darah, dan meningkatkan risiko komplikasi mematikan seperti hipertensi, obesitas, hingga serangan jantung koroner. Melalui publikasi edukasi ini, tim kesehatan RS PKU Aisyiyah Boyolali mengimbau masyarakat untuk mulai mengutamakan perbaikan pola tidur atau sleep hygiene. Orang dewasa sangat dianjurkan untuk memenuhi porsi tidur 7 hingga 8 jam setiap malamnya. Langkah sederhana seperti mengurangi paparan layar gawai sebelum tidur, membatasi asupan kafein di sore hari, dan menciptakan lingkungan kamar yang tenang dapat menjadi investasi jangka panjang yang sangat berharga bagi kesehatan jantung. Sebagai wujud komitmen dalam menyediakan layanan kesehatan yang paripurna, RS PKU Aisyiyah Boyolali menghadirkan fasilitas pemeriksaan jantung yang komprehensif bagi masyarakat. Apabila warga Boyolali dan sekitarnya mengalami gangguan tidur kronis yang disertai dengan keluhan jantung berdebar cepat, dada terasa sesak, atau mudah lelah, sangat disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan medis. Pendaftaran poliklinik dan informasi layanan lebih lanjut dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat melalui layanan Customer Service di nomor 0818-11-0001, memantau media sosial resmi, atau dengan mengunjungi portal informasi di www.rspkuboyolali.co.id. Dokumentasi acara bisa dilihat dalam postingan instagram PKU Aisyiyah Boyolali atau melalui linkhttps://www.instagram.com/rspkuaisyiyah?igsh=YzFlcHlrZW45aGYx

Waspada Bahaya Begadang, RS PKU Aisyiyah Boyolali Edukasi Dampak Kurang Tidur bagi Kesehatan Jantung Read More »

Mitos atau Fakta? RS PKU Aisyiyah Boyolali Edukasi Masyarakat Terkait Dampak Minum Kopi bagi Kesehatan Jantung

Boyolali, Jawa Tengah – Di tengah tingginya tren minum kopi di kalangan masyarakat, Rumah Sakit PKU Aisyiyah Boyolali merilis edukasi kesehatan khusus yang membahas kaitan antara konsumsi kopi dengan kesehatan organ jantung pada Senin (14/9/2026). Langkah edukatif ini digencarkan secara luas melalui kampanye digital guna meluruskan simpang siur informasi medis di masyarakat, serta memandu para penikmat kopi agar tetap dapat menikmati minuman favorit mereka secara aman tanpa membahayakan sistem kardiovaskular. Kopi identik dengan kandungan kafein yang memiliki sifat stimulan bagi sistem saraf pusat. Secara medis, mengonsumsi kafein memang dapat memicu peningkatan detak jantung dan tekanan darah untuk sementara waktu. Namun, melalui kampanye edukasi ini, RS PKU Aisyiyah Boyolali menjelaskan bahwa minum kopi tidak selamanya berdampak buruk. Faktanya, jika dikonsumsi dalam takaran yang wajar, kopi hitam murni justru mengandung antioksidan tinggi yang bermanfaat dalam melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Risiko gangguan kesehatan jantung umumnya baru muncul ketika kopi dikonsumsi secara berlebihan atau secara rutin dicampur dengan pemanis tambahan. Penggunaan gula berlebih, sirup perasa, hingga krimer kental manis secara terus-menerus dapat memicu lonjakan kadar gula darah dan obesitas. Kedua kondisi inilah yang justru menjadi faktor risiko utama terjadinya penyumbatan pembuluh darah dan penyakit jantung koroner. Sebagai panduan, tim kesehatan RS PKU Aisyiyah Boyolali menyarankan agar masyarakat mengenali batas toleransi kafein tubuh masing-masing. Bagi orang dewasa dengan kondisi tubuh sehat, batas aman konsumsi kafein umumnya tidak lebih dari 2–3 cangkir kopi murni per hari. Akan tetapi, bagi individu yang sudah memiliki riwayat penyakit jantung, tekanan darah tinggi (hipertensi), atau sering mengalami dada berdebar kencang (palpitasi) setelah minum kopi, sangat disarankan untuk mengurangi takaran atau berkonsultasi dengan dokter. Pihak rumah sakit terus berkomitmen memberikan literasi kesehatan yang relevan dengan gaya hidup masa kini. Bagi warga Boyolali dan sekitarnya yang mengalami keluhan pada dada, jantung berdebar tidak normal, atau ingin memeriksakan kesehatan kardiovaskular secara menyeluruh, dapat segera menjadwalkan pemeriksaan di poliklinik RS PKU Aisyiyah Boyolali. Layanan pendaftaran dan informasi lebih lanjut dapat diakses dengan menghubungi Customer Service di nomor 0818-11-0001 atau melalui portal resmi www.rspkuboyolali.co.id. Dokumentasi acara bisa dilihat dalam postingan instagram PKU Aisyiyah Boyolali atau melalui linkhttps://www.instagram.com/rspkuaisyiyah?igsh=YzFlcHlrZW45aGYx

Mitos atau Fakta? RS PKU Aisyiyah Boyolali Edukasi Masyarakat Terkait Dampak Minum Kopi bagi Kesehatan Jantung Read More »

Perkuat Ideologi dan Etika Pelayanan, RS PKU Aisyiyah Boyolali Sukses Gelar Baitul Arqom Karyawan

Boyolali, Jawa Tengah – Guna memperkuat pemahaman ideologi kemuhammadiyahan sekaligus meningkatkan etika pelayanan Islami di lingkungan rumah sakit, Rumah Sakit PKU Aisyiyah Boyolali bekerja sama dengan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Boyolali telah sukses menyelenggarakan kegiatan Baitul Arqom bagi seluruh karyawan pada akhir pekan lalu, yakni Sabtu hingga Minggu (12-13 September 2026). Bertempat di Aula H. Djalal Sayuti, agenda pembinaan spiritual dan profesional ini digelar secara intensif dengan menghadirkan deretan narasumber kompeten untuk menanamkan semangat “Siap Ber-ETIKA” dalam setiap aspek pelayanan pasien. Baitul Arqom merupakan program pembinaan sistematis dan terpadu yang menjadi ciri khas amal usaha Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Bagi RS PKU Aisyiyah Boyolali, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan fondasi utama untuk menyelaraskan visi misi institusi dengan nilai-nilai dasar Islam. Melalui kegiatan ini, setiap karyawan diharapkan tidak hanya cakap secara medis maupun administratif, tetapi juga memiliki kepekaan spiritual dan empati yang tinggi saat melayani masyarakat. Untuk memastikan materi yang disampaikan komprehensif, mulai dari aspek agama, psikologi, hingga komunikasi pelayanan, panitia menghadirkan lima tokoh dan pakar sebagai narasumber utama, yaitu: Dr. Ida Zahara Adibah, M.Si. (Wakil Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Tengah) Dr. Hamdan Maghribi, S.Th.I., M.Phil. (Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah) Wulan Rahayuning N. N., S.Psi., M.M. (Perwakilan Diskominfo Boyolali) Ainul Millah, Lc., M.H.I. (Dosen Ma’had Abu Bakar Universitas Muhammadiyah Surakarta) Jarwanto, S.Kom., S.Pd.I., M.Pd. (Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ngargoyoso) Selama dua hari pelaksanaan (bertepatan dengan 1-2 Rabi’ul Akhir 1448 H), para peserta mendapatkan berbagai materi penguatan karakter. Fokus utama pembinaan meliputi internalisasi nilai-nilai ibadah dalam pekerjaan sehari-hari, penguatan komitmen bermuhammadiyah, serta implementasi etika komunikasi publik yang santun dan profesional. Semangat “Siap Ber-ETIKA” menjadi kampanye utama agar standar pelayanan prima rumah sakit selalu dijiwai oleh akhlakul karimah. Manajemen RS PKU Aisyiyah Boyolali berharap, output dari Baitul Arqom ini dapat langsung dirasakan oleh masyarakat melalui pelayanan yang semakin hangat, ramah, dan islami. Rumah sakit berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kesehatan paripurna yang menentramkan bagi seluruh warga Boyolali dan sekitarnya. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai program, fasilitas, dan jadwal layanan poliklinik RS PKU Aisyiyah Boyolali, masyarakat dapat mengakses situs web resmi di www.rspkuboyolali.co.id atau menghubungi layanan terpadu Customer Service di nomor 0818-11-0001. Dokumentasi acara bisa dilihat dalam postingan instagram PKU Aisyiyah Boyolali atau melalui linkhttps://www.instagram.com/rspkuaisyiyah?igsh=YzFlcHlrZW45aGYx

Perkuat Ideologi dan Etika Pelayanan, RS PKU Aisyiyah Boyolali Sukses Gelar Baitul Arqom Karyawan Read More »

× Customer Service