Rumah Sakit Aisyiyah Boyolali

Anak Demam, Kapan Harus Dibawa ke Dokter? dr. Indah Melenia Berikan Edukasi bagi Orang Tua

Boyolali, Jawa Tengah – RS PKU Aisyiyah Boyolali melalui dr. Indah Melenia memberikan edukasi kepada orang tua mengenai cara menyikapi anak yang mengalami demam, dengan menekankan pentingnya memperhatikan kondisi umum dan perilaku anak, bukan hanya angka suhu tubuh. Edukasi ini bertujuan membantu orang tua mengenali kondisi demam yang masih dapat dipantau di rumah serta tanda-tanda bahaya yang membutuhkan pemeriksaan medis segera. Demam merupakan salah satu keluhan yang cukup sering dialami anak dan tidak selalu menunjukkan kondisi yang membutuhkan perawatan di rumah sakit. Karena itu, orang tua diimbau untuk tidak langsung panik ketika mendapati suhu tubuh anak meningkat. Selain mengukur suhu menggunakan termometer, orang tua perlu mengamati kondisi anak secara keseluruhan, termasuk aktivitas, kemampuan minum, serta respons anak ketika diajak berinteraksi. Perhatikan Kondisi Anak, Bukan Hanya Suhu Tubuh Menurut dr. Indah Melenia, anak yang mengalami demam tetapi masih aktif, mau minum, dan tetap responsif pada kondisi tertentu masih dapat menjalani perawatan di rumah dengan pemantauan yang baik. Orang tua dapat membantu menjaga kondisi anak dengan memastikan kebutuhan cairan tercukupi, memberikan pakaian yang nyaman dan tidak terlalu tebal, serta memberikan obat penurun demam sesuai dosis dan anjuran yang tepat. Hal yang tidak kalah penting adalah memantau perubahan kondisi anak dari waktu ke waktu. Apabila kondisi anak membaik dan tetap dapat beraktivitas serta memenuhi kebutuhan cairannya, orang tua dapat terus melakukan pemantauan di rumah. Kenali Tanda Bahaya pada Anak Demam Meski demikian, terdapat kondisi tertentu yang perlu mendapatkan perhatian lebih. Orang tua dianjurkan segera membawa anak untuk mendapatkan pemeriksaan medis apabila demam disertai tanda-tanda bahaya, seperti kejang, sulit dibangunkan atau mengalami penurunan kesadaran, sesak napas, serta tidak mau minum sama sekali. Selain itu, demam yang berlangsung lebih dari tiga hari juga perlu mendapatkan evaluasi oleh tenaga medis untuk mengetahui penyebab dan menentukan penanganan yang sesuai. Tanda-tanda tersebut penting untuk dikenali karena kondisi anak secara keseluruhan dapat memberikan gambaran yang lebih bermakna dibandingkan hanya melihat angka suhu tubuh. Jangan Hanya Bertanya, “Berapa Suhu Anak?” Dalam edukasinya, dr. Indah menekankan bahwa ketika anak mengalami demam, orang tua sebaiknya tidak hanya berfokus pada pertanyaan “berapa derajat suhu anak?”, tetapi juga memperhatikan pertanyaan yang lebih penting, yaitu “bagaimana kondisi anak secara keseluruhan?” Anak yang mengalami demam tetapi masih aktif, mau minum, dan responsif tentu memiliki kondisi yang berbeda dengan anak yang mengalami demam disertai sesak napas, kejang, sulit dibangunkan, atau tidak mau minum. Dengan memahami perbedaan tersebut, orang tua diharapkan dapat mengambil keputusan dengan lebih tenang dan tepat mengenai kapan anak masih dapat dipantau di rumah dan kapan membutuhkan pemeriksaan dokter. Tidak Perlu Panik, tetapi Kenali Tanda Bahayanya Melalui edukasi ini, RS PKU Aisyiyah Boyolali mengajak orang tua untuk tidak panik ketika menghadapi anak yang demam. Namun, ketenangan tersebut perlu disertai dengan pengetahuan mengenai tanda bahaya dan perubahan kondisi anak yang membutuhkan pertolongan medis. Orang tua juga tidak perlu ragu untuk berkonsultasi dengan dokter apabila memiliki kekhawatiran atau keraguan mengenai kondisi anak. Dengan pengetahuan yang tepat, orang tua dapat memberikan perawatan awal yang lebih baik sekaligus mengetahui kapan anak membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Edukasi mengenai demam pada anak ini menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif RS PKU Aisyiyah Boyolali dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya orang tua, mengenai kesehatan anak. Diharapkan semakin banyak orang tua yang mampu mengenali kondisi anak secara tepat, memberikan perawatan yang sesuai, serta segera mencari pertolongan medis ketika ditemukan tanda-tanda bahaya.

Anak Demam, Kapan Harus Dibawa ke Dokter? dr. Indah Melenia Berikan Edukasi bagi Orang Tua Read More »

Tanda-Tanda Persalinan Sudah Dekat: Kenali Kapan Waktu yang Tepat ke Rumah Sakit

Boyolali, Jawa Tengah – RS PKU Aisyiyah Boyolali mengedukasi ibu hamil dan keluarga mengenai tanda-tanda persalinan yang semakin dekat serta waktu yang tepat untuk menuju rumah sakit melalui materi edukasi kesehatan ibu dan bayi. Edukasi ini bertujuan membantu calon ibu mengenali perubahan tubuh menjelang persalinan, membedakan tanda awal dengan persalinan aktif, serta mengetahui kapan perlu segera mendapatkan pemeriksaan dan pertolongan tenaga medis. Menjelang persalinan, tubuh ibu mengalami berbagai perubahan sebagai bagian dari persiapan menuju proses kelahiran. Beberapa perubahan tersebut dapat muncul beberapa waktu sebelum persalinan aktif dimulai. Karena itu, ibu hamil perlu mengetahui tanda-tanda tersebut agar dapat mempersiapkan diri dan tidak terburu-buru panik ketika mengalami perubahan yang masih merupakan bagian dari proses persiapan persalinan. Kenali Tanda Persalinan Semakin Dekat Salah satu tanda yang dapat muncul adalah janin mulai turun atau lightening. Kondisi ini dapat membuat ibu merasa lebih lega saat bernapas karena tekanan pada dada berkurang. Namun, tekanan pada kandung kemih dapat meningkat sehingga ibu menjadi lebih sering buang air kecil. Tanda lainnya adalah keluarnya lendir bercampur darah. Kondisi tersebut dapat terjadi ketika sumbat lendir (mucus plug) pada leher rahim mulai terlepas. Lendir dapat berwarna kekuningan dan disertai bercak darah merah tua atau merah muda. Ibu juga dapat mengalami kontraksi palsu (Braxton Hicks). Kontraksi ini umumnya tidak teratur, tidak semakin kuat, dan dapat berkurang atau menghilang ketika ibu mengubah posisi, berjalan, maupun beristirahat. Selain perubahan fisik, sebagian ibu dapat mengalami perubahan emosi dan peningkatan energi menjelang persalinan. Misalnya, muncul dorongan untuk menyiapkan kebutuhan bayi atau mempersiapkan lingkungan rumah. Namun, tanda-tanda tersebut belum selalu berarti ibu harus langsung menuju rumah sakit. Yang perlu diperhatikan adalah perkembangan gejala dan munculnya tanda-tanda persalinan aktif. Tanda Persalinan Aktif Persalinan aktif umumnya ditandai dengan kontraksi yang semakin teratur dan kuat. Kontraksi dapat dimulai dari area pinggang atau punggung bagian bawah kemudian menjalar ke bagian depan perut. Berbeda dengan kontraksi palsu, kontraksi persalinan akan semakin sering, kuat, dan berlangsung lebih lama. Kontraksi juga tidak menghilang meskipun ibu beristirahat, minum air, atau berganti posisi. Selain kontraksi, pecahnya ketuban juga merupakan tanda penting yang perlu diperhatikan. Cairan ketuban dapat keluar dalam jumlah banyak secara tiba-tiba seperti mengompol atau menetes terus-menerus dan sulit ditahan. Mengenal Rumus 5-1-1 Dalam materi edukasinya, RS PKU Aisyiyah Boyolali memperkenalkan rumus 5-1-1 sebagai salah satu panduan untuk mengenali pola kontraksi yang semakin teratur, yaitu: Kontraksi terjadi setiap 5 menit.Setiap kontraksi berlangsung sekitar 1 menit.Pola kontraksi tersebut berlangsung konsisten selama 1 jam. Apabila pola kontraksi sudah semakin teratur dan kuat, ibu hamil dapat segera menghubungi atau menuju fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan sesuai kondisi. Namun, rumus 5-1-1 bukan satu-satunya patokan. Kondisi setiap kehamilan dapat berbeda, terutama pada kehamilan dengan faktor risiko tertentu. Ibu hamil sebaiknya mengikuti instruksi dokter atau bidan yang menangani kehamilannya. Jangan Menunggu Jika Muncul Kondisi yang Mengkhawatirkan Selain kontraksi teratur dan pecah ketuban, ibu hamil perlu segera mendapatkan pertolongan medis apabila mengalami kondisi yang mengkhawatirkan, seperti perdarahan, nyeri hebat, penurunan atau tidak terasa gerakan janin, keluar cairan ketuban, atau keluhan lain yang dinilai tidak normal. Semakin dekat dengan waktu persalinan, kesiapan ibu dan keluarga menjadi hal penting. Mengetahui tanda-tanda persalinan dapat membantu keluarga menentukan langkah yang tepat, termasuk mempersiapkan transportasi, perlengkapan persalinan, serta menghubungi tenaga kesehatan atau fasilitas pelayanan kesehatan. RS PKU Aisyiyah Boyolali Siap Mendukung Kesehatan Ibu dan Bayi Sebagai bagian dari upaya memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, RS PKU Aisyiyah Boyolali mengajak ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan mengenai kondisi kehamilannya. RS PKU Aisyiyah Boyolali juga menyediakan layanan dokter spesialis kandungan, yaitu dr. Jefi Hamamah, Sp.OG dan dr. Haris Sukastyo, Sp.OG. Informasi mengenai jadwal praktik dokter dapat diperoleh melalui Customer Service RS PKU Aisyiyah Boyolali di 0818-11-0001. Dengan memahami tanda-tanda persalinan dan melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin, ibu dan keluarga diharapkan dapat menghadapi proses persalinan dengan lebih tenang, siap, dan percaya diri. Kenali tandanya, siapkan diri, dan jangan ragu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan ketika memiliki kekhawatiran mengenai kondisi kehamilan.

Tanda-Tanda Persalinan Sudah Dekat: Kenali Kapan Waktu yang Tepat ke Rumah Sakit Read More »

Milad ke-27 RS PKU Aisyiyah Boyolali, Momentum Bersama Bertumbuh dan Merawat dengan Sepenuh Hati

Boyolali, Jawa Tengah – RS PKU Aisyiyah Boyolali memperingati Milad ke-27 yang jatuh pada Ahad (2/8/2026) sebagai momentum refleksi atas perjalanan rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Peringatan milad tahun ini mengusung semangat “27 Tahun Bersama, Bertumbuh dan Merawat dengan Sepenuh Hati”, sekaligus menjadi pengingat akan komitmen rumah sakit untuk terus meningkatkan mutu layanan melalui kolaborasi seluruh insan rumah sakit, masyarakat, mitra kerja, dan pemerintah daerah. Perayaan Milad ke-27 tidak hanya menjadi penanda bertambahnya usia RS PKU Aisyiyah Boyolali, tetapi juga menjadi ajang evaluasi dan penguatan komitmen dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Selama 27 tahun melayani masyarakat, RS PKU Aisyiyah Boyolali terus berkembang dengan berbagai inovasi pelayanan, peningkatan fasilitas, serta penguatan sumber daya manusia demi memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat yang terus berkembang. Dalam momentum istimewa ini, Direktur RS PKU Aisyiyah Boyolali, dr. Zahrosofi Ahmadah, MARS., menyampaikan apresiasi dan rasa syukur kepada seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan rumah sakit hingga mencapai usia ke-27 tahun. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan yang optimal tidak mungkin terwujud tanpa adanya sinergi dan dukungan dari berbagai pihak. “Dedikasi kami untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal tidak akan berjalan sejauh ini tanpa sinergi, kepercayaan, dan dukungan dari seluruh masyarakat, mitra kerja, serta pemerintah daerah. Memasuki usia ke-27 tahun, RS PKU Aisyiyah Boyolali berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas mutu layanan demi mewujudkan generasi yang lebih sehat dan berdaya. Terima kasih telah setia melangkah bersama kami,” tutur dr. Zahrosofi Ahmadah, MARS. Pesan tersebut menjadi refleksi atas perjalanan panjang RS PKU Aisyiyah Boyolali dalam memberikan pelayanan kesehatan yang tidak hanya mengedepankan profesionalisme, tetapi juga nilai-nilai kepedulian, empati, dan kasih sayang kepada setiap pasien. Semangat “Merawat dengan Sepenuh Hati” menjadi budaya pelayanan yang terus ditanamkan kepada seluruh insan rumah sakit dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya. Rangkaian Milad ke-27 sebelumnya telah diisi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan karyawan, masyarakat, dan mitra kerja, di antaranya lomba edukatif, kegiatan sosial, donor darah, seminar kesehatan, serta berbagai aktivitas yang bertujuan mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan. Peringatan Milad ke-27 juga menjadi motivasi bagi RS PKU Aisyiyah Boyolali untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas akses layanan kesehatan, serta memperkuat peran rumah sakit sebagai institusi yang tidak hanya berfokus pada pelayanan kuratif, tetapi juga promotif, preventif, rehabilitatif, dan edukatif. Menginjak usia ke-27 tahun, RS PKU Aisyiyah Boyolali menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh bersama masyarakat dengan menghadirkan pelayanan kesehatan yang unggul, aman, dan terpercaya. Melalui semangat “27 Tahun Bersama, Bertumbuh dan Merawat dengan Sepenuh Hati”, rumah sakit berharap dapat terus menjadi mitra kesehatan yang senantiasa memberikan manfaat bagi masyarakat Boyolali dan sekitarnya, serta melangkah bersama menuju pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas di masa mendatang.

Milad ke-27 RS PKU Aisyiyah Boyolali, Momentum Bersama Bertumbuh dan Merawat dengan Sepenuh Hati Read More »

RS PKU Aisyiyah Boyolali Gelar Donor Darah Bersama PMI Kabupaten Boyolali dalam Rangka Milad ke-27

Boyolali, Jawa Tengah – RS PKU Aisyiyah Boyolali bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Boyolali menyelenggarakan kegiatan donor darah sebagai salah satu rangkaian Milad ke-27 RS PKU Aisyiyah Boyolali pada Jumat (31/7/2026) pukul 08.00–10.00 WIB di Aula H. Djalal Sayuti. Kegiatan yang diikuti oleh karyawan rumah sakit dan masyarakat umum tersebut bertujuan meningkatkan kepedulian sosial, membantu menjaga ketersediaan stok darah, serta menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama melalui aksi kemanusiaan. Donor darah menjadi salah satu agenda sosial dalam peringatan Milad ke-27 RS PKU Aisyiyah Boyolali yang mengusung semangat pelayanan dan kepedulian terhadap masyarakat. Melalui kolaborasi dengan PMI, rumah sakit berupaya menghadirkan kegiatan yang tidak hanya mempererat kebersamaan keluarga besar RS PKU Aisyiyah Boyolali, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi darah. Sejak pagi, peserta mulai berdatangan ke Aula H. Djalal Sayuti untuk mengikuti tahapan donor darah. Sebelum melakukan donor, setiap peserta menjalani pemeriksaan kesehatan awal oleh petugas PMI, meliputi pengecekan tekanan darah, kadar hemoglobin, kondisi kesehatan umum, serta wawancara singkat untuk memastikan kelayakan sebagai pendonor sesuai standar yang berlaku. Antusiasme peserta terlihat dari keikutsertaan karyawan rumah sakit bersama masyarakat umum yang secara sukarela mendonorkan darahnya. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan kesadaran bahwa setetes darah yang didonorkan dapat memberikan harapan hidup bagi pasien yang membutuhkan. Selain memberikan manfaat bagi penerima transfusi darah, donor darah juga memberikan manfaat bagi pendonor, di antaranya membantu merangsang pembentukan sel darah baru, menjaga kesehatan sirkulasi darah, serta menjadi kesempatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dasar sebelum proses donor dilakukan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara RS PKU Aisyiyah Boyolali dan PMI dalam mendukung pelayanan kesehatan yang tidak hanya berfokus pada aspek kuratif, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai promotif, preventif, dan kemanusiaan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus berlanjut melalui berbagai program sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Melalui rangkaian kegiatan Milad ke-27, RS PKU Aisyiyah Boyolali terus berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Donor darah menjadi salah satu wujud nyata semangat “Mlampah Sesarengan, Nglayani Kanthi Katresnan”, yaitu melangkah bersama dan melayani dengan penuh kasih, demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan peduli terhadap sesama.

RS PKU Aisyiyah Boyolali Gelar Donor Darah Bersama PMI Kabupaten Boyolali dalam Rangka Milad ke-27 Read More »

Lomba “Fotografi Senyum Katresnan” Jadi Ajang Karyawan RS PKU Aisyiyah Boyolali Mengabadikan Budaya Pelayanan Humanis

Boyolali, Jawa Tengah – RS PKU Aisyiyah Boyolali menggelar Lomba “Fotografi Senyum Katresnan” yang berlangsung pada 18–31 Juli 2026 sebagai salah satu rangkaian peringatan Milad ke-27 RS PKU Aisyiyah Boyolali. Kompetisi yang diikuti oleh seluruh karyawan RS PKU Aisyiyah Boyolali ini bertujuan mengangkat nilai-nilai pelayanan yang humanis melalui karya fotografi yang menggambarkan senyum, kepedulian, dan semangat melayani dengan penuh ketulusan di lingkungan rumah sakit. Lomba “Fotografi Senyum Katresnan” diselenggarakan sebagai media untuk mengajak seluruh insan rumah sakit mengabadikan berbagai momen pelayanan yang mencerminkan budaya kerja RS PKU Aisyiyah Boyolali. Melalui lensa kamera, setiap peserta diajak menampilkan makna senyum sebagai bahasa universal yang mampu menghadirkan rasa nyaman, empati, dan kehangatan bagi pasien maupun keluarga pasien. Mengusung tema “Senyum Katresnan”, peserta diberi kesempatan mengeksplorasi berbagai aktivitas pelayanan di lingkungan rumah sakit, mulai dari interaksi tenaga kesehatan dengan pasien, kolaborasi antarprofesi, hingga potret keseharian yang mencerminkan nilai-nilai profesionalisme, keramahan, dan kepedulian. Seluruh karya diharapkan tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga mampu menyampaikan pesan tentang pentingnya pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan pasien. Selama periode pelaksanaan lomba, para peserta mendokumentasikan berbagai aktivitas pelayanan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan panitia. Karya-karya yang terkumpul akan dinilai berdasarkan kesesuaian tema, kreativitas, komposisi, kekuatan pesan, serta kemampuan foto dalam merepresentasikan budaya pelayanan “Katresnan” yang menjadi salah satu nilai pelayanan RS PKU Aisyiyah Boyolali. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga terhadap profesi serta memperkuat kebersamaan antar karyawan. Melalui sudut pandang fotografi, setiap insan rumah sakit diajak untuk semakin menyadari bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya diwujudkan melalui kompetensi medis, tetapi juga melalui sikap ramah, komunikasi yang baik, dan perhatian kepada setiap pasien. Lomba “Fotografi Senyum Katresnan” menjadi bagian dari komitmen RS PKU Aisyiyah Boyolali dalam membangun budaya kerja yang profesional, Islami, dan berorientasi pada mutu pelayanan. Dokumentasi yang dihasilkan diharapkan tidak hanya menjadi karya visual, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh karyawan untuk terus menghadirkan pelayanan yang penuh empati dan kasih sayang. Melalui rangkaian kegiatan Milad ke-27, RS PKU Aisyiyah Boyolali terus mendorong terciptanya inovasi serta partisipasi aktif seluruh karyawan dalam memperkuat budaya organisasi. Semangat “Senyum Katresnan” diharapkan senantiasa hadir dalam setiap layanan, sehingga mampu memberikan pengalaman terbaik bagi pasien dan masyarakat serta memperkuat kepercayaan terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan oleh RS PKU Aisyiyah Boyolali. Dokumentasi acara bisa dilihat dalam postingan instagram PKU Aisyiyah Boyolali atau melalui linkhttps://www.instagram.com/rspkuaisyiyah?igsh=YzFlcHlrZW45aGYx

Lomba “Fotografi Senyum Katresnan” Jadi Ajang Karyawan RS PKU Aisyiyah Boyolali Mengabadikan Budaya Pelayanan Humanis Read More »

RS PKU Aisyiyah Boyolali Dukung Semarak Milad ke-109 ‘Aisyiyah Kabupaten Boyolali melalui Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Boyolali, Jawa Tengah – RS PKU Aisyiyah Boyolali berpartisipasi dalam rangkaian Peringatan Milad ke-109 ‘Aisyiyah Kabupaten Boyolali dengan menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para peserta kegiatan yang diselenggarakan pada Ahad (26/7/2026) di SMK Muhammadiyah 4 Boyolali. Kegiatan yang diinisiasi oleh Pengurus Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Boyolali tersebut menjadi momentum mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat sinergi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan melalui upaya promotif dan preventif. Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Boyolali, Bapak Agus Irawan, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Boyolali, K.H. Drs. Ali Muhson, M.Ag., M.Pd.I., M.H., M.M., serta Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Boyolali, Bapak Waluyo Jati, S.Sos., M.M. Kehadiran para tokoh tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kiprah ‘Aisyiyah dalam membangun masyarakat yang sehat, mandiri, dan berkemajuan. Salah satu momen penting dalam peringatan Milad ke-109 ini adalah peresmian Batik Surya Muhammadiyah oleh Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Boyolali bersama Bupati Boyolali, Bapak Agus Irawan. Peresmian tersebut menjadi simbol identitas Muhammadiyah yang berkemajuan, mencerminkan semangat persatuan, inovasi, dan pengabdian dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk pendidikan, sosial, ekonomi, dan pelayanan kesehatan. Sebagai bentuk dukungan terhadap suksesnya kegiatan, RS PKU Aisyiyah Boyolali bekerja sama dengan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Boyolali menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh peserta yang hadir. Pemeriksaan meliputi cek kadar gula darah, sebagai upaya deteksi dini sekaligus langkah preventif dalam menjaga kesehatan para kader dan masyarakat yang mengikuti kegiatan. Layanan pemeriksaan kesehatan ini mendapatkan sambutan yang sangat baik dari para peserta. Antusiasme kader ‘Aisyiyah untuk memanfaatkan kesempatan melakukan pemeriksaan menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan deteksi dini terhadap faktor risiko penyakit tidak menular. Melalui kegiatan ini, RS PKU Aisyiyah Boyolali berharap masyarakat dapat lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya serta terdorong untuk menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Partisipasi RS PKU Aisyiyah Boyolali dalam Milad ke-109 ‘Aisyiyah Kabupaten Boyolali merupakan wujud nyata komitmen rumah sakit dalam mendukung program promotif dan preventif di bidang kesehatan. Sinergi antara Persyarikatan Muhammadiyah, ‘Aisyiyah, pemerintah daerah, dan fasilitas pelayanan kesehatan diharapkan terus terjalin untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Selamat Milad ke-109 ‘Aisyiyah. Semoga ‘Aisyiyah senantiasa menjadi pelopor gerakan perempuan Islam yang berkemajuan, terus menginspirasi dalam dakwah, pendidikan, pelayanan kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat, serta memberikan kontribusi terbaik bagi terwujudnya masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berkeadaban. Dokumentasi acara bisa dilihat dalam postingan instagram PKU Aisyiyah Boyolali atau melalui linkhttps://www.instagram.com/reel/DbS-JWwxtl5/?igsh=bjhqd21hNmFrZjZt

RS PKU Aisyiyah Boyolali Dukung Semarak Milad ke-109 ‘Aisyiyah Kabupaten Boyolali melalui Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Read More »

× Customer Service