RS PKU Aisyiyah Boyolali Kirim Relawan Kesehatan ke Daerah Bencana Sumatra
RS PKU Aisyiyah Boyolali Kirim Relawan Kesehatan ke Daerah Bencana Sumatra RS PKU Aisyiyah Boyolali melepas dua relawan kesehatan, dr. Della Bintari Pratiwi dan Argian Prihatnala, untuk bertugas di daerah terdampak banjir di Sumatra, Jumat (2/1/2026). Keduanya akan bergabung dalam satu Tim Kesehatan bersama RS PKU Muhammadiyah Gamping, Yogyakarta. Tim relawan dijadwalkan berangkat melalui Bandara Ahmad Yani Semarang pada Sabtu (3/1/2026) dan akan melaksanakan tugas kemanusiaan selama dua pekan, mulai 4 Januari hingga 17 Januari 2026, di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Direktur RS PKU Aisyiyah Boyolali, dr. Zahrosofi Ahmadah, MARS, dalam sambutan pelepasan relawan berpesan agar penugasan tersebut diniatkan sebagai ibadah. “Ibadah bukan hanya ritual seperti salat, puasa, atau haji. Ibadah memiliki makna yang luas, yakni seluruh aktivitas yang diwujudkan sebagai bentuk ketaatan total kepada Allah dalam seluruh aspek kehidupan,” ujarnya. Acara pelepasan relawan tersebut turut dihadiri Wakil Direktur Administrasi dan Keuangan, Drs. Thontowi Jauhari, SH, M.Si, serta Kepala Bidang Administrasi dan SDI (Sumber Daya Insani), Purwani, S.Kep., Ners., MARS. Menurut dr. Zahrosofi, membantu meringankan penderitaan para korban bencana merupakan bentuk ibadah kemanusiaan yang bernilai tinggi, bahkan dapat dimaknai sebagai jihad kemanusiaan. “Oleh karena itu, kami berharap dr. Della dan Mas Yayo menjalani tugas ini dengan penuh keikhlasan. Tanpa keikhlasan, pekerjaan berat akan terasa semakin berat. Dengan keikhlasan, pekerjaan seberat apapun akan menjadi ringan. Seberat apa pun tugas relawan, penderitaan korban bencana jauh lebih berat,” tuturnya. Ia juga berharap keberkahan dari pengabdian para relawan dapat mengalir kepada RS PKU Aisyiyah Boyolali sehingga rumah sakit ini semakin menjadi unggul dan berkemajuan. “Menjadi relawan kemanusiaan adalah bagian dari sikap takwa, yakni ketaatan kepada Allah. Manusia diperintahkan untuk saling menolong dan menebarkan kasih sayang. Orang-orang bertakwa dijanjikan kemudahan oleh Allah, baik di dunia maupun di akhirat,” pungkasnya. Sementara itu, dalam kata pamitannya, dr. Della Bintari Pratiwi menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan. “Bagi saya, ini adalah panggilan profesi. Saya telah lama menginginkan menjadi relawan kesehatan di daerah bencana untuk mengamalkan ilmu kedokteran yang saya miliki. Ketika ditawari untuk berangkat ke Sumatra, saya langsung mengiyakan tanpa berpikir panjang,” ujarnya. Saat ditanya mengenai beratnya tugas sebagai relawan kesehatan di daerah bencana, dr. Della menjawab singkat, “Itu justru tantangan. Saya menyukai tantangan.” MDMC Kerahkan Relawan Muhammadiyah melalui Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengerahkan ratusan relawan untuk memberikan layanan darurat bagi para penyintas banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar). Bencana tersebut dipicu hujan ekstrem akibat Siklon Seyar yang terjadi sejak 25 November 2025, sehingga menyebabkan kerusakan luas serta korban jiwa. MDMC telah mengirimkan tim asistensi tanggap darurat dan mengoordinasikan pengerahan tim-tim profesional dari regional Sumatra dan wilayah Jawa, termasuk Tim Kesehatan, sesuai kebutuhan daerah terdampak. Menurut Purwani, yang juga merupakan anggota Tim Kesehatan Emergency Medical Team (EMT) PP Muhammadiyah, seluruh Rumah Sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah (RSMA) di Indonesia dikerahkan untuk mengirimkan tim medis. “Pada prinsipnya, setiap RSMA diminta mengirimkan satu tim. Namun karena keterbatasan personel, RS PKU Aisyiyah Boyolali mengirim dua relawan yang bergabung dengan RS PKU Muhammadiyah Gamping, Yogyakarta,” jelasnya. Ia menambahkan, pada 3 Januari 2026 terdapat tiga tim yang diberangkatkan, yakni dari RS PKU Muhammadiyah UMM (Universitas Muhammadiyah Malang), RSU Muhammadiyah Siti Aminah Bumiayu, Brebes dan Tim gabungan dari RS PKU Aisyiyah Boyolali dan RSMuhammadiyah Gamping Yogyakarta. Pengiriman tim medis dari RSMA dijadwalkan secara bergilir hingga Februari 2026.
RS PKU Aisyiyah Boyolali Kirim Relawan Kesehatan ke Daerah Bencana Sumatra Read More »





